Menggali Potensi Teknologi di Indonesia untuk Persaingan Global


Menggali Potensi Teknologi di Indonesia untuk Persaingan Global

Teknologi telah menjadi salah satu faktor kunci dalam persaingan global di era digital ini. Negara-negara yang mampu mengembangkan dan memanfaatkan potensi teknologi dengan baik akan memiliki keunggulan kompetitif di pasar global. Indonesia, sebagai negara yang memiliki populasi besar dan sumber daya manusia yang potensial, memiliki peluang besar untuk menggali potensi teknologi dan bersaing di pasar global.

Namun, untuk dapat menggali potensi teknologi di Indonesia, kita perlu melihat beberapa hal yang menjadi tantangan. Salah satunya adalah kurangnya investasi dalam penelitian dan pengembangan teknologi. Menurut data Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN), pada tahun 2020, Indonesia hanya menghabiskan sekitar 0,29% dari Produk Domestik Bruto (PDB) untuk riset dan pengembangan. Angka ini jauh di bawah negara-negara maju seperti Korea Selatan yang menghabiskan sekitar 4,81% dari PDB untuk riset dan pengembangan.

Profesor Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, mengatakan, “Investasi dalam penelitian dan pengembangan teknologi sangat penting untuk menggali potensi teknologi di Indonesia. Kita perlu meningkatkan anggaran dan kerjasama antara industri, perguruan tinggi, dan pemerintah untuk menciptakan ekosistem inovasi yang kuat.”

Selain itu, pendidikan yang berkualitas juga menjadi faktor penting dalam menggali potensi teknologi di Indonesia. Menurut data UNESCO, tingkat partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia masih rendah, dengan hanya sekitar 36% dari populasi usia 18-24 tahun yang mengikuti pendidikan tinggi. Kualitas pendidikan juga perlu ditingkatkan agar siswa-siswa Indonesia memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi.

Dr. Ir. Ahmad Syauqi, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, mengungkapkan, “Peningkatan kualitas pendidikan tinggi sangat penting untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di era digital. Kita perlu memperkuat kurikulum yang berorientasi pada teknologi dan memfasilitasi kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam menghasilkan lulusan yang siap menghadapi persaingan global.”

Namun, meskipun tantangan yang ada, Indonesia memiliki potensi besar untuk menggali potensi teknologi. Salah satu sektor yang menjanjikan adalah teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Menurut data Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 196 juta pada tahun 2020. Hal ini menunjukkan potensi besar bagi pengembangan startup dan industri TIK di Indonesia.

Dr. Damar Juniarto, Ketua APJII, menjelaskan, “Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri TIK. Dengan jumlah pengguna internet yang terus meningkat, kita dapat mengembangkan aplikasi dan layanan digital yang inovatif untuk memenuhi kebutuhan pasar global.”

Selain TIK, sektor energi terbarukan juga memiliki potensi yang besar di Indonesia. Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, seperti sinar matahari, angin, dan biomassa, yang dapat dimanfaatkan dalam mengembangkan energi terbarukan. Dalam hal ini, Dr. Arif Budimanta, Direktur Eksekutif ASEAN Centre for Energy, mengatakan, “Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan. Dengan menggali potensi ini, kita dapat mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan berkontribusi dalam mengatasi perubahan iklim secara global.”

Dalam menggali potensi teknologi di Indonesia, kerjasama antara pemerintah, industri, dan perguruan tinggi sangat penting. Pemerintah perlu menciptakan kebijakan yang mendukung investasi dalam riset dan pengembangan teknologi. Industri perlu berperan aktif dalam mengembangkan inovasi dan menciptakan lapangan kerja bagi lulusan teknologi. Perguruan tinggi perlu menyelaraskan kurikulum dengan perkembangan teknologi dan memfasilitasi penelitian kolaboratif yang melibatkan mahasiswa dan industri.

Dengan menggali potensi teknologi di Indonesia, kita dapat menghadapi persaingan global dengan lebih baik. Mengutip Steve Jobs, “Inovasi adalah apa yang membedakan pemimpin dari pengikut.” Mari bersama-sama menggali potensi teknologi di Indonesia untuk menciptakan inovasi yang menginspirasi dunia.