Pendidikan informal di Camas High School menjadi wadah inspiratif bagi pengembangan siswa-siswa di sekolah ini. Dalam lingkungan pendidikan, pendidikan informal memiliki peran yang tidak kalah pentingnya dengan pendidikan formal. Pendidikan informal di Camas High School tidak hanya memberikan pengetahuan tambahan kepada siswa, tetapi juga memperluas wawasan dan membantu mereka menjadi individu yang lebih berkembang.
Menurut Dr. John Dewey, seorang filsuf pendidikan terkenal, “Pendidikan informal dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna daripada pendidikan formal karena melibatkan interaksi langsung antara guru dan siswa.” Hal ini terlihat jelas di Camas High School, di mana pendidikan informal diintegrasikan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler dan program pengembangan diri.
Salah satu kegiatan pendidikan informal yang sangat populer di Camas High School adalah program mentoring antara siswa-siswa senior dengan siswa-siswa junior. Menurut Kepala Sekolah Camas High School, Mrs. Smith, “Program mentoring ini bertujuan untuk membantu siswa-siswa junior agar dapat lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan juga memberikan motivasi serta inspirasi bagi mereka untuk meraih prestasi yang lebih baik.”
Selain itu, Camas High School juga memiliki program pembelajaran melalui kunjungan lapangan ke berbagai tempat menarik di sekitar kota. Menurut Bapak Budi, seorang guru di Camas High School, “Kunjungan lapangan ini memungkinkan siswa untuk belajar secara langsung dari lingkungan sekitar mereka dan memperluas pengetahuan serta wawasan mereka di luar ruang kelas.”
Dengan adanya pendidikan informal di Camas High School, siswa-siswa tidak hanya belajar dari buku teks, tetapi juga belajar melalui pengalaman langsung dan interaksi antar sesama. Hal ini membantu mereka untuk menjadi individu yang lebih mandiri, kreatif, dan berkompeten di dunia nyata. Sebagai kata penutup, pendidikan informal di Camas High School memang menjadi wadah inspiratif bagi pengembangan siswa-siswa di sekolah ini.
